Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menemukan dan mendeskripsikan kontekstualisasi simbol gane balia etnik Kaili di Palu Sulawesi Tengah – Indonesia yang meliputi (1) kontekstualisasi bentuk, makna, dan fungsi simbol gane balia pada aspek tradisi, (2) kontekstualisasi bentuk, makna, dan fungsi simbol gane balia pada aspek nilai, dan (3) kontekstualisasi bentuk, makna dan fungsi simbol gane balia pada aspek estetika. Penelitian ini termasuk penelitian etnografi berpendekatan interdisipliner. Data penelitian berupa dokumentasi foto dan rekaman serta fakta di lokasi penelitian. Kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, catatan lapangan, wawancara mendalam, rekaman, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan hermeneutik objektif yang dibagi atas dua prosedur yakni (1) analisis berangkai dan (2) analisis terinci. Untuk keabsahan data dilakukan triangulasi pada setiap tahap penelitian, alat penelitian, dan klarifikasi temuan penelitian kepada informan yakni pegane yang disebut Sando dalam upacara adat etnik Kaili. Untuk mengotentikkan hasil penelitian dilakukan diskusi kelompok terfokus, dan auditor eksternal. Temuan penelitian ini adalah bentuk, makna, dan fungsi gane balia yang dikontekstualisasikan pada aspek tradisi Kaili, aspek nilai, dan aspek estetika. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat pendekatan metapragmasemiotik dengan pengontekstualisasian gane balia pada tiga aspek yakni tradisi, nilai, dan estetika. Secara praktis, hasil penelitian ini bermanfaat bagi pengembangan sastra lisan secara lokal, nasional, dan global.
