Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menyoroti peran Kejhung, sastra lisan Madura, sebagai representasi yang kaya dari sosiologi Islam dalam masyarakat Madura. Dalam konteks ini, Kejhung tidak hanya mencerminkan norma-norma sosial dan budaya, tetapi juga nilai-nilai agama Islam yang mengalir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kejhung bukan hanya merupakan produk budaya yang menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan moral dan nasihat-nasihat Islami seperti ketaatan kepada Tuhan, sabar dalam menghadapi ujian, dan kepercayaan akan keberadaan Tuhan yang meliputi segala tempat. Dengan demikian, Kejhung menjadi sebuah cermin yang menggambarkan hubungan erat antara nilai-nilai sosial dan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan masyarakat Madura.
