Main Article Content

Abstract

Abstract


The folklore of the Toba Batak tribe cannot be separated from the nature and environment of Lake Toba. This research aims to discover the ecological elements represented in the Sigalegale folklore and the values of local wisdom towards these ecological elements. The research employs a qualitative descriptive method using ecology and folkolore approaches. Data is taken from Sigalegale folklore and library research. The results show that the folklore "Sigalegale" is not merely a form of entertainment, but it contains ecological elements inseparable from the lives of the Toba Batak community. This is evident from ecological elements such as flora and fauna diction, as well as concepts or traditions that reinforce the story's message, namely the importance of a harmonious relationship between humans and nature. Additionally, five local wisdom values related to nature were also found, including understanding danger signs, nature conservation, traditional medicine, animal husbandry, and community creativity. 


Keywords: literary ecology, local wisdom, ecology elements, Sigalegale folklore Abstrak


Cerita rakyat suku Batak Toba tidak dapat dipisahkan dari alam dan lingkungan Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan unsur ekologi yang terdapat dalam cerita rakyat Sigalegale dan nilai-nilai kearifan terhadap unsur ekologi yang ada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekologi sastra dan folklor. Data bersumber dari cerita rakyat Sigalegale dan studi perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat “Sigalegale” tidak hanya sekedar pelipur lara, tetapi cerita rakyat ini mengandung unsur ekologi yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Batak Toba. Hal tersebut tergambar dari unsur-unsur ekologis berupa diksi  flora, fauna, dan konsep atau tradisi yang memperkuat pesan cerita yaitu, pentingnya hubungan yang harmonis antara manusia dan alam. Selain itu, ditemukan juga lima nilai kearifan lokal yang berhubungan dengan alam, yaitu; pemahaman pertanda bahaya, penjagaan dan pelestrarian alam, pengobatan tradisional, pengelolaan ternak, dan kreatifitas warga.  


Kata Kunci: ekologi sastra, kearifan lokal, unsur ekologi, cerita rakyat Sigalegale

Keywords

ekologi sastra kearifan lokal unsur ekologi cerita rakyat Sigalegale

Article Details